Pembangunan venue bowling yang akan dipakai dalam pagelaran Asian Games 2018 mendatang telah rampung 100 persen Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya Februari 14, 2018 TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Pembangunan venue bowling yang akan dipakai dalam pagelaran Asian Games 2018 mendatang telah rampung 100 persen. Saat ini, pembangunan sudah diarahkan kepada landskap dan beautifikasi yang ada di luar gedung. Pantauan Sripo beberapa waktu lalu ,tampak belasan pekerja sedang mengerjakan conblock, yang digunakan untuk menjadi areal halaman untuk parkir motor dan mobil. "Luasnya sekitar 1.000 m2 di kanan. Kalau kiri kurang lebih sama," ujar salah seorang pengawas lapangan Kiki. Baca: Belasan Pelajar Bolos yang Dirazia Ternyata Simpan Gambar Porno di Ponselnya Pria bertubuh besar ini mengatakan, saat ini dirinya bersama rekan-rekannya tengah menyelesaikan proses pemasangan conblock, yang akan menjadi lantai halaman parkir. Mereka ditarget Sabtu sudah selesai. "Tapi sekarang karena bahan conblock dari Sungai Pinang belum dikirim, kami belum bisa mengerjakannya," tambahnya. Menurutnya, butuh kurang lebih 100.000 conblock yang dibutuhkan untuk menutup setengah lahan parkir itu saja. Diperkirakan lahan tersebut sanggup menampung 100 motor dan 30 mobil. "Selain itu juga penataan taman dan beautifikasi (mempercantik tampilan) di luar. Kalau itu selesai, tidak ada lagi pekerjaan," jelasnya. Memang di pinggir gedung akan ditanami beberapa tanaman yang dapat mempercantik tampilan. Sementara itu Sekretaris Jendral Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) Aswin Limansantoso mengatakan untuk bagian dalam gedung sudah tidak ada lagi pengerjaan. Hanya saja, butuh sertifikasi dari pihak Boling internasional agar venue yang terletak di samping Bank Sumselbabel itu dapat memenuhi standar internasional. "Mulai dari teknis peralatan, hingga ke lampu penerangan akan dicek semua. Sebenarnya kemarin sudah disertifikasi namun masih harus disertifikasi oleh badan boling dunia," ujarnya saat dikonfirmasi. Ia mengklaim venue yang berdiri diatas tanah seluas 2.8 Hektar ini merupakan bangunan terbaik se-Asia Tenggara. Hal ini karena venue di Palembang ini memiliki 40 line. Tampak di dalam bangunan memang sudah ada aktivitas pembangunan lagi. Dengan suhu yang lumayan dingin, terlihat jika gedung itu memiliki sistem pendingin yang cukup baik. Selain itu, adanya tribun penonton yang terletak di atas. Sehingga penonton dapst melihat permainan atlet yang bertanding tanpa mengganggu atlet yang sedang bertanding. "Kami mengharapkan Februari sudah rampung semua. Tinggal sertifikasi, dan tes event," jelasnya. (*) Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya Komentar
Komentar
Posting Komentar